Nama YAHWEH di ALKITAB Cetakan LAI – tahun 2002
Berikut ini hasil SCAN dari Alkitab cetakan LAI tahun 2002, Edisi Pastoral Katholik. (Yesaya 42:8)
Alkitab ini diterbitkan dan dicetak secara terbatas, sehingga sangat jarang ditemui di kalangan umat Kristiani.

Kitab Suci AUDIO, sangat membantu.
Sejak menerima beberapa CD berisi file-file MP3 ayat-ayat Kitab Suci Perjanjian Baru + Kitab Amsal, Mazmur dan Pengkotbah; dari ibu Yulia dari YLSA (Yayasan Lembaba Sabda) di Kaliurang tanggal 26 Juni 2010 yang lalu, sudah terpikir oleh saya, untuk meng-copy Kitab Suci AUDIO itu ke dalam flashdisk, sehingga dapat saya dengarkan kalau pas dalam perjalanan. Bahkan sempat terpikir untuk menjadikan ayat-ayat Kitab Suci sebagai RINGTONE handphone.
Salah tafsir: Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya
Lembaga Alkitab Indonesia-Terjemahan Baru (LAI-TB):
Amsal 10:22 Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.
Kadang saya mendengar orang bersaksi (sharing) menceritakan keberhasilan/berkat ‘ekonomi’nya dengan mengutip ayat tersebut.
Ayat tersebut dimaknai bahwa kekayaan/harta/berkat-jasmani, adalah berkat dari Tuhan dan susah payah kita, tidak akan menambah kekayaan itu. Jadi ayat itu mendukung keyakinan seseorang bahwa “mengandalkan TUHAN, itu jauh lebih baik daripada SUSAH-PAYAH berusaha mencari/mengumpulkan kekayaan”
Terjemahan yang salah, menjadikan salah tafsir (3)
Alkitab LAI-TB
Yesaya 29:12 dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca.
hm.. ayat ini kadang digunakan oleh rekan-rekan Muslim untuk menunjukkan bahwa nabi Yesaya-pun menubuatkan kedatangan Muhammad, karena dianggap Muhammad adalah seorang nabi yang BUTA HURUF. Nampak sekali bahwa ayat tersebut “pas” jika dikaitkan dengan Mohammad yang buta huruf.
Tetapi, apakah terjemahan LAI tersebut tepat?
TERJEMAHAN yang salah, menjadikan salah tafsir….(2)
Terjemahan Alkitab LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) untuk ayat ini, kadang menimbulkan salah tafsir. Perhatikan ayat ini
Mazmur 119:126 Waktu untuk bertindak telah tiba bagi TUHAN; mereka telah merombak Taurat-Mu
Kata-kata “merombak Taurat”, ini kadang digunakan oleh beberapa orang, untuk membenarkan tuduhan/anggapan bahwa Taurat sudah dipalsukan oleh “tangan-tangan manusia”.
Read more…
TERJEMAHAN yang salah, menjadikan salah tafsir….
copied from http://www.facebook.com/note.php?note_id=327914143550
Saya sebenarnya sedang menulis Notes yang lain, tapi sembari mikir-mikir merangkai kata menyusun kalimat, saya sempat juga membaca-baca komentar di facebook,
dan dari komentar itu sampailah saya membaca tulisan ini: http://jalanibrahim.wordpress.com/2010/02/16/transkrip-dakwah-tentang-nubuat-mazmur-91-tentang-penyelamatan-yesus-dari-penyaliban/
Hm.. saya kira “ebenhazer” di situ orang Kristen yang TIDAK CERMAT, masa Mazmur 91 dianggap nubuat tentang Yesus/Yeshua? Read more…
Tanggapan 2 atas tulisan Dr. Steven
Tulisan Prof. Kristian Sugiyarto tanggapan atas tulisan Dr. Steven: Perdebatan Istilah “Allah” Kesalahpahaman Linguistik dan Theologis ,
Tanggapan Jangan Menyebut YHWH Sembarangan
Tulisan Kristian Sugiyarto, menjawab Herlianto
ada di Tanggapan JANGAN MENYEBUT YHWH SEMBARANGAN 1-2.pdf
silakan dibaca-baca…
Kata HALELUYAH dalam rangkaian doa….
Sangat sering, ketika orang Kristen berdoa, muncul kata “haleluya” (haleluyah) dalam rangkaian kata-kata doa itu. Kadang kata haleluyah itu ‘meluncur’ di sela-sela untaian doa, dan paling sering di bagian akhir, sebelum kata “Amin”.
“………..haleluyah… Amien.”
namun………………………………………………… Read more…
Tanggapan artikel Perdebatan Istilah “Allah”; Dr. Steven E. Liauw
Silakan baca atau download filenya (PDF) disini


